Aturan Masih Diproses, Otoped Boleh Gunakan Jalur Sepeda



Jalur sepeda dipakai sebagai jalan untuk pengguna otoped, hal tersebut tidak dilarang oleh Dinas Perhubungan DKI Jakarta. Karena menyangkut hal tersebut, Dishub sampai saat ini belum memiliki regulasi untuk mencekal penggunaan otoped yang melajur di jalur khusus sepeda di Jakarta.

Untuk saat ini pengguna otoped yang menggunakan jalur khusus sepeda masih dimaklumi. Sebab, Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta Syafrin Liputo msih menunggu hasil regulasi untuk otoped.

Syafrin Liputo juga menambahkan dirinya mengatakan kecepatan otoped memang beragam dan tak menggunakan tenaga manusia.

"Saya pikir untuk masuk dan menggunakan jalur sepeda itu bukan masalah," kata Syafrin saat dikonfirmasi Senin (7/10/2019).

Untuk bisnis penyewaan otoped sendiri Syafrin mengatakan akan mengkaji akan hal tersebut yang pada saat ini masih baru di Jakarta. Nantinya hasil kajian tersebut akan dikomparasi dengan jumlah jalur sepeda yang sedang disiapkan di Jakarta untuk saat ini.

Keputusan mengenai boleh atau tidaknya otoped masuk jalur sepeda, diputuskan setelah regulasi ini tuntas digodok.

"Nanti akan saya kaji lebih lanjut ya. Seperti apa model bisnis mereka," ucapnya.

Bersamaan dengan itu, Dishub DKI juga sekaligus mengkaji apakah pengguna otoped bisa atau tidak mengakses jalanan umum, salah satu yang menjadi soroton Dishub adalah aspek keselamatan penggunanya.

"Nah ini yang kita akan kaji, karena terkait dengan aspek keselamatan. Otomatis (otoped) kan untuk jarak pendek saja kita akan kaji lebih lanjut karena hal tersebut kami masih minim informasi," paparnya.

Bila penyedia jasa penyewaan otoped menggunakan kendaraan ramah lingkungan, besar kemungkinan Dishub DKI mempersilahkan mereka mengunakan jalur sepeda yang disediakan saat ini dan boleh menggunakan jalan umum.


"Tentu kalau memang mereka menggunakan kendaraan ramah lingkungan akan kita dukung, seiring dengan terbitnya perpres nomor 55 tahun 2019, untuk mendorong penggunaan kendaraan berbasis listrik," tandasnya.

Sumber: Akurat.co

Comments

Popular posts from this blog

Saat Kampanye Pemilu, Presiden Turki Tampilkan Video Serangan Selandia Baru

M. Ridwan Sebut Semarang Sudah Seperti Kota Kelahirannya

PM India: Jika Tidak Lockdown 21 Hari, Maka Negara Akan Mundur 21 Tahun